Loading...

Ketahanan Pangan Belajar dari Kisah Nabi Yusuf

11:31 WIB | Monday, 25-July-2016 | Komoditi, Pangan | Penulis : Kontributor

Ketahanan Pangan merupakan komponen utama yang dapat menentukan kualitas sumberdaya manusia di suatu negara. Bahkan sangat berpengaruh terhadap stabilitas negara di semua sektor mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, sosial sampai pertahanan keamanan.

 

Kualitas sumberdaya manusia yang baik akan dapat dicapai apabila setiap individu mampu memenuhi asupan pangan yang cukup, aman, bergizi seimbang dan berkelanjutan. Kondisi tersebut akan berdampak terhadap kualitas kesehatan, pendidikan dan interaksi sosial dari masing-masing individu tersebut.

 

Demikian juga stabilitas suatu negara sangat dipengaruhi oleh stabilitas atau ketahanan pangan yang meliputi aspek ketersediaan atau kecukupan cadangan pangan, keamanan pangan, distribusi pangan dan akses untuk memperoleh pangan bagi semua warganya. Instabilitas di bidang pangan akan sangat mempengaruhi stabilitas suatu negara secara keseluruhan.

 

Suatu negara yang tidak memiliki ketahanan pangan yang baik akan cenderung menyebabkan kedaulatan negara yang lemah dam mudah dikendalikan oleh negara lain, krisis sosial dan gangguan keamanan. Terjadinya tindak kriminalitas pada umumnya diakibatkan oleh tuntutan perut atau masalah pangan.

 

Seseorang akan bertindak apa saja demi tuntutan perut, meski harus melanggar rambu-rambu etika maupun hukum. Hal ini dapat kita lihat di beberapa negara Afrika. Negara-negara yang lemah di bidang ketahanan pangan selalu terjadi kekacauan dan konflik sosial yang tidak berkesudahan.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162